Hello there,
It's been a long day without new entry. Always make a same old same phrase every time I update the new post. Dugh!
So guys, this week...I'm officially no longer using any social media. Yeay! Yang tinggal hanya blog! Yeay again! No ig, no twitter, no FB....just me, my blog and I. Hahahahahah bapak lame dowh!
Itulah keputusannya yang agak sukar diambil tapi bila dah quit main scroll scroll tengok life orang, like sana sini, rt or tweet...suddenly I feel I have soooo plenty time to do my stuff. I don't know what kind of stuff. Tapi, dapat rasa lebih senang untuk fokus pada hidup sendiri. Too much information is killing me!
So, I decided to stay low. Whatever happens let it happen. No need to spread the news and make announce to the world. Maybe I'll make some update or any info regarding whatever interest me. Ada je benda nak share tapi melalui blog sajalah. Tak lebih tak kurang...kita balik macam zaman 2009 dedulu.
InsyaAllah, blog akan setia kekal. After all these years I'm growing up with the blog, how could I easily delete it?
Kenapa?
Entah. Sebab dah move on tahap door slam kot! Mungkin. Aku pun tak tahu. Satu hari tu aku bangun dan aku uninstall semua socmed yang ada dan bukak lappy aku deactivate semua akaun. Phew!
Untuk satu hari yang pertama, rasa gatal je tangan nak install balik nak activekan balik...tapi acah-acah busy buat kerja sampai aku lupa...itu saja. Dasyat jugakkan bila dah move on. Rasa macam dah tak kisah dengan apa trend yang berlaku sekarang. Suka hati engkaulah sofie oi!
Nak tahu benda apa paling mahal dari dulu sampai sekarang?
Iman-Privasi-Maruah
Benda tu lah bermain dalam benak aku sebelum aku tetiba delete semua socmed. Dia macam satu seruan yang kerap berulang mengatakan "Beautiful things don't ask for attention...".
Quote tu aku tengok dalam cerita 'The Secret Life of Walter Mitty'. Dan aku pun tengok balik movie tu for refresh my inspiration toward him. Walter yang awesome. Walter yang...I just like to be him. Tapi, aku tahu...meminta untuk menjadi orang lain itu membuatkan kita akan rasa kurang syukur dengan diri.
He's my idol. My booster to keep living in the present.
Another me menghasut;
'Apa jadi dengan hashtag kau? #sofiethefoodian?'
'Lepas ni kau nak show off kat mana kalau ko makan sedap-sedap?'
'Mana kau nak post gambar cantik-cantik?'
'Kalau kau berang takkan tak nak tweet kot?'
Dan bisikan itu lagilah menguatkan semangat untuk katakan TIDAK pada socmed bagi tahun ini dan tahun seterusnya. Cukuplah hanya wujudnya blog untuk aku kongsi semua. Plus, blog never die right?
Arakian bermulalah hidup sederhana seorang sofie sejak terhapusnya dunia sosial alam maya. Ada asbab dan hikmah disebalik tiap yang terjadi sejak melangkahnya 2018 dalam diari. Dari itu, dia mohon tulus dari hati untuk memohon maaf diatas segala kekasaran sepanjang pengenalan alam maya ini. Moga, kita baik-baik saja disini serta di sana kelak.
Sampai bertemu kembali.
"May someone who lost find their way..."




